Itchy itchy

Last raya, I bought a Hello Kitty silver bracelet. I wore it and guess what it had done to my wrist?

Itchy itchy.. Huhuhu.. Padahal time sekolah dulu pakai silver pun okeeeeyyyy seja.

Sudah took it off and put it inside the jewellery ‘bowl’..hehe..

Bukan mau tembirang, kali sejak kesemangatan pakai gelang emas yang mama kasi tu, terus kulit saya nda mau sudah tolerate selain dari emas.hehehe

Ok..point sebenar, mesti reward diri dengan gelang emas. Duit mas kahwin dulu tu pun masih lagi berbentuk bunga. Belum kena pakai lagi. Macam yang Puan Ona cakap, besar dan solid. 🙂

– Posted using BlogPress from binikedek’s iPhone

You can call me super mommy if you want too

Entry ini harus merujuk kepada calendar di bawah:

Bulan Nov, 18hb ke 23hb saya dan Enchek Kedek pergi ke KL sambil minum air. Eh silap. Pergi KL for mama’s convocation sambil berjalan-jalan sebab ini adalah antara janji-janji manis yang harus ditepati oleh Enchek Kedek semasa saya pregnant dulu.

Sampai dari KL, 23hb dan 24hb itu, saya terus beketja shift malam.

Pada siang 25hb, saya dan Enchek Kedek sepatutnya drive ke Sibu untuk mengambil Ariana sebab on the 25th petang, mum in law punya flight ke KL pulak.

Tapi, tiba-tiba, Enchek Kedek harus terbang ke Miri immediately on the 23rd sebab ada course.

Maka tinggallah saya sendiri di Bintulu. Bekerja shift malam selama 2 hari iaitu 23-24hb malam.

Balik dari kerja, pada siang 25th tu, sepatutnya saya dan Enchek Kedek drive ke Sibu untuk mengambil Ariana. Tapi sebab plan sudah berubah, maka saya terpaksa drive seorang diri ke Sibu!!!!!!!

Tapi saya tidak tahu mrnahu pun jalan dan selok belok ke Sibu.

Enchek Kedek suggest me to use the bus but that is almost impossible. Sebab time gawat-gawat lah Ariana suka buat hal seperti, berak. If Im alone, then Ariana o-oq, silap-silap ketinggalan bas lah kami di Selangau.

Then I suggest to drive with a friend. Tapi, saya tiada kawan! (pathetic nya ayat). Sudahlah hari Khamis a.k.a hari bekerja. Saya tidak dapat memaksa sesiapa untuk mengasi kawan saya drive ke Sibu. Kalau bapak tau pun, mesti dia nda kasi jugak.

Then we only left with 2 choice. Either to bring Ariana to KL or I use flight to Sibu. First choice tu sudah kena reject oleh Enchek Kedek. Dia nda mau bawak Ariana. Then we only left with 1 choice.

We checked the ticket already. Ngam-ngam betul timing ticket tu. Morning flight, for me to fly to Sibu. Then afternoon flight, for me & Ariana to go back to Bintulu.

Flying means that I need to be kelam kabut from night shift, balik around 5 in the morning and direct to the airport. The dark and gloomy road to the airport.

So I applied leave for that 2-days of night shift and make sure everything goes well without me jumping here and there and able to bring Ariana back to Bintulu, still looking young & fabolous. (uweekk..muntah hijau kekuning-kuningan).

And mama coming over to Bintulu on the 27th to spend mooooreeee time with her grand daughter and daughter.. Yalah yalah.. And Enchek Kedek and Smokie and Surti.

Then on the 29th, kami kembali bekerja seperti biasa.

And then, ada wedding kazen Enchek Kedek pulak on the 27th di Sibu. Im not sure yet whether hubby want to go back or not. If yes, then I should change the title
from super mommy to super-crazy-what-the-fish-you-were-thinking mommy.

– Posted using BlogPress from binikedek’s iPhone